Selasa, 21 Maret 2017

Surga Kepulauan di Selatan Aceh

Salah satu surga di Aceh
Sarana pariwisata Indonesia tentunya memiliki puluhan bahkan ratusan objek  yang sangat terkenal, salah satunya bali dan raja ampat, yang menjadi dinasti kiblat wisata Indonesia. Namun siapa sangka dibalik nama daratan Aceh, khususunya pada bagian selatan Aceh terdapat suatu gugusan kepulauan yang sangat indah bahkan kerap dinamai sebagai surga yang tersembunyui di daratan wilayah Aceh. ya, namanya pulau banyak. Sesuai dengan namanya, pulau memiliki puluhan pulau-pulau yang menjadi dinasti alam yang luar biasa, beberapa pulau yang sangat terkenal yakni pulau balai, pulau tailana, pulau palambak, pulau bankaru, pulau asok dan pulau-pulau lainnya. Keberadaan kepualauan ini  sejatinya sudah sangat lama, akan tetapi baru terekspos penuh bagi wisatawan domestik dalam 2 tahun belakangan ini dan wisatawan asing 4 tahun belakang.

Paket wisata yang memanjakan mata para pengunjung ini merupakan suatu tempat yang masih sangat tertingal bila di bandingkan dengan wilayah yang juga memiliki kekayaan nilai pariwisata lainnya di Indonesia, bahkan untuk listrik para wisatawan di berbagai pulau wisata masih sangat minim yang hanya mempergunakan pembangkit diesel kapasitas kecil ditambah lagi dengan sarana transportasi yang kurang memadai akan keselamatan wisatawan. Namun begitu, keadaan inilah yang menjadi daya tarik tersendiri para wisatawan untuk menikmati keadaan yang serba tradisional.

Dalam gugusan pulau tersebut ada sebuah pulau yang menjadi kelebihan tersendiri  yang tidak dimiliki oleh tempat lain, yakni pulau bankaru. Pulau ini pertama kali di temukan oleh warga asing Marcus Keeshan pada tahun 2001 dengan ombaknya yang mencapai 6 meter dan tempat habitatnya penyu-penyu langka. Disamping kelebihan pulau bankaru tersebut, pulau banyak masih memiliki puluhan pulau yang memungkinkan untuk dijadikan dinasti pariwisata yang menawarkan wisata bawah laut dan pemandangan yang patut diperhitungkan bila dibandingkan dengan kawasan wisata lain yang ada di indonesia.

Sepintas terpikir untuk bisa mengembangkan kawasan ini, namun siapa sangka bahwa perencanaan perkembangan kawasan wisata ini terus menjadi suatu problematika di kawasan tersebut yang sulit untuk dikembangkan seperti yang diutarakan oleh bapak zainal abidin, salah seorang kordinator pendidikan dikawasan tersebut, "banyak proyek yang ingin dikembangkan dan diterapkan namun banyak faktor lain yang membuat warga tidak mau menerima pengembangan tersebut". Semoga kedepannya ada solusi yang  bisa ditawarkan oleh pemerintah demi memajukan daerah yang sangat potensial tersebut. [MAS]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar